Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Google Maps Membawa Wawasan Kebakaran Hutan

Posted on October 1, 2021 by admin
0

Google Maps mendapatkan pembaruan baru yang disebut lapisan api liar yang akan membantu pengguna memeriksa kebakaran hutan dan mendapatkan akses ke navigasi yang lebih baik. Dengan fitur lapisan api, pengguna dapat melihat detail terbaru tentang beberapa kebakaran sekaligus, yang memungkinkan mereka membuat keputusan yang tepat selama masa darurat. Fitur ini akan bekerja berdasarkan data satelit. Google juga menghadirkan Tree Canopy Insights untuk melacak tutupan hijau dan mengidentifikasi tempat-tempat yang paling berisiko dari kenaikan suhu. Selain itu, platform ini merilis aplikasi Address Maker untuk mengidentifikasi lokasi tanpa alamat resmi. Fitur lapisan api akan tersedia untuk pengguna Google Maps di seluruh dunia di Android, iOS, dan desktop mulai Oktober ini.

Melalui posting blog pada hari Rabu, 29 September, Google merinci semua fitur baru yang dibawa Google Maps kepada penggunanya. Fitur lapisan api baru adalah perluasan dari peta batas api yang diluncurkan tahun lalu di AS. Ini membantu dalam memahami perkiraan ukuran dan lokasi api dari perangkat mereka. Lapisan api akan memberikan detail tentang beberapa kebakaran sekaligus. Dan ketika fitur tersebut aktif di aplikasi Google Maps Anda, Anda dapat melihat detail penting tentang kebakaran dengan mengetuknya (area merah dengan pin), seperti penahanannya, berapa hektar yang terbakar, dan kapan informasi terakhir dilaporkan.

Di AS, Google Maps telah mengambil bantuan dari National Interagency Fire Center (NIFC) untuk menambahkan lebih banyak detail ke fitur tersebut. Google mengatakan berencana untuk memperluas data ke lebih banyak negara, dimulai dengan Australia akhir tahun ini. Lapisan Wildfire akan tersedia untuk pengguna Google Maps di seluruh dunia di Android mulai minggu ini. Pengguna iOS dan desktop akan mendapatkannya mulai Oktober ini.

Google juga merilis Tree Canopy Insights ke lebih dari 100 kota di seluruh dunia, termasuk Guadalajara, London, Sydney, dan Toronto pada paruh pertama tahun 2022.

Tree Canopy Insights menggunakan citra udara dan kemampuan AI (Kecerdasan Buatan) tingkat lanjut untuk mengidentifikasi pulau panas (tanpa tutupan hijau) yang berisiko tinggi terhadap peningkatan suhu. Google mengatakan pemerintah daerah dapat mengakses data Canopy Pohon gratis untuk mendapatkan wawasan tentang tempat menanam pohon untuk meningkatkan naungan dan mengurangi panas. Google menguji coba fitur ini di Los Angeles.

Dengan aplikasi Address Maker gratis yang baru, Google Maps mendukung orang-orang yang tinggal di tempat-tempat tanpa alamat resmi. Dengan aplikasi Address Maker gratis, orang sekarang dapat menggunakan sistem kursus terbuka yang disebut Kode Plus untuk membuat alamat unik yang berfungsi dari aplikasi Android. Kode enam digit dapat ditemukan di Google Maps dan dapat dinavigasi. Address Maker membantu organisasi menetapkan alamat dan menambahkan jalan yang hilang. Perusahaan mengatakan pemerintah dan LSM di Gambia, Kenya, India, Afrika Selatan, dan AS sudah menggunakan Address Maker.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

Belajar Langsung di Lapangan, Mahasiswa Teknik Sipil UMA Kunjungi Industri
Melihat langsung skala operasional di lapangan selalu memberikan perspektif yang jauh berbeda dibanding hanya membaca literatur di dalam ruang kelas....
Delegasi UniKL Malaysia Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA
Medan, 04 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Medan Area menerima kunjungan delegasi dari Universiti Kuala Lumpur dalam rangka mempererat hubungan kerja sama...
Teknik Elektro UMA Gelar Kuliah Umum Bersama University Kuala Lumpur Malaysia
Medan, 03 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Medan Area sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Internasional dengan tema “Desain Mesin Listrik” yang menghadirkan narasumber internasional, Ir....

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027