Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Manajemen Risiko Proyek Menggunakan Metode FMEA

Posted on September 18, 2025September 30, 2025 by Kemas Virga Zulkarnain, S.Kom
0

Setiap proyek, baik itu pembangunan gedung, pengembangan perangkat lunak, maupun produksi barang, pasti memiliki risiko. Risiko bisa berupa keterlambatan, pembengkakan biaya, kualitas yang tidak sesuai, hingga kecelakaan kerja. Untuk itu, manajemen risiko menjadi hal yang sangat penting agar proyek bisa berjalan lancar dan mencapai tujuannya.

Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengelola risiko adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode ini membantu tim proyek melihat potensi masalah sejak awal dan menentukan langkah pencegahannya.

Apa Itu FMEA?

FMEA adalah sebuah metode yang digunakan untuk:

  • Mencari tahu apa saja kemungkinan kegagalan dalam proyek.

  • Menilai dampak yang ditimbulkan jika kegagalan itu terjadi.

  • Menentukan prioritas risiko mana yang harus ditangani lebih dulu.

Metode ini bekerja dengan memberikan penilaian sederhana terhadap tiga hal:

  1. Tingkat Keparahan (Severity) – Seberapa besar dampak jika kegagalan terjadi.

  2. Kemungkinan Terjadi (Occurrence) – Seberapa sering risiko itu mungkin muncul.

  3. Kemampuan Deteksi (Detection) – Seberapa mudah risiko itu bisa ditemukan sebelum menimbulkan masalah.

Dari penilaian tersebut, tim proyek bisa menghitung skor risiko yang disebut RPN (Risk Priority Number). Semakin tinggi angkanya, semakin penting risiko itu untuk segera diatasi.

Contoh Penerapan dalam Proyek

Misalnya dalam proyek pembangunan gedung:

  • Risiko: keterlambatan pengiriman material.

  • Dampak: proyek tertunda, biaya bertambah.

  • Solusi: mencari lebih dari satu pemasok, memesan material lebih awal, atau menyediakan cadangan material penting.

Dengan FMEA, risiko ini bisa dipetakan lebih awal sehingga tim proyek tidak menunggu sampai masalah benar-benar muncul.

Manfaat Menggunakan FMEA

  1. Lebih Siap Menghadapi Risiko – Masalah bisa diprediksi sejak awal.

  2. Menghemat Biaya dan Waktu – Mencegah lebih murah daripada memperbaiki.

  3. Menentukan Prioritas – Tim proyek tahu risiko mana yang harus ditangani segera.

  4. Meningkatkan Keberhasilan Proyek – Proyek lebih terkontrol dan hasilnya lebih baik.

Keterbatasan

Walaupun bermanfaat, FMEA juga punya kelemahan, seperti:

  • Penilaian bisa bersifat subjektif, tergantung pengalaman tim.

  • Tidak selalu bisa melihat hubungan antar risiko yang kompleks.
    Namun, dengan diskusi tim yang baik dan data yang cukup, kelemahan ini bisa diminimalisir.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

Belajar Langsung di Lapangan, Mahasiswa Teknik Sipil UMA Kunjungi Industri
Melihat langsung skala operasional di lapangan selalu memberikan perspektif yang jauh berbeda dibanding hanya membaca literatur di dalam ruang kelas....
Delegasi UniKL Malaysia Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA
Medan, 04 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Medan Area menerima kunjungan delegasi dari Universiti Kuala Lumpur dalam rangka mempererat hubungan kerja sama...
Teknik Elektro UMA Gelar Kuliah Umum Bersama University Kuala Lumpur Malaysia
Medan, 03 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Medan Area sukses menyelenggarakan kegiatan Kuliah Umum Internasional dengan tema “Desain Mesin Listrik” yang menghadirkan narasumber internasional, Ir....

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027