Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Kenapa Bangunan Bisa Retak? Ini Penyebabnya

Posted on April 1, 2026 by Kemas Virga Zulkarnain, S.Kom
0

Retakan pada bangunan sering kali membuat pemilik rumah merasa khawatir. Dinding yang awalnya mulus tiba-tiba muncul garis retak, baik yang tipis maupun yang cukup besar. Pertanyaannya, apakah semua retakan itu berbahaya?

Sebenarnya, retak pada bangunan adalah hal yang cukup umum terjadi. Namun, penting untuk memahami penyebabnya agar dapat menentukan apakah retakan tersebut masih aman atau justru perlu segera diperbaiki.

Penyusutan Material

Salah satu penyebab paling umum retakan adalah penyusutan material, terutama pada beton dan plesteran. Setelah proses pengecoran atau pemasangan, material akan mengalami penguapan air yang menyebabkan volume menyusut.

Fenomena ini dikenal sebagai Shrinkage. Jika tidak diantisipasi dengan baik, penyusutan ini dapat menimbulkan retakan halus pada permukaan dinding.

Pergerakan Tanah

Tanah di bawah bangunan tidak selalu stabil. Perubahan kondisi tanah, seperti akibat hujan atau kekeringan, dapat menyebabkan pergerakan yang memengaruhi struktur bangunan.

Jika pondasi tidak cukup kuat atau tidak sesuai dengan kondisi tanah, maka retakan bisa muncul pada dinding maupun lantai.

Beban Berlebih

Bangunan memiliki batas kemampuan dalam menahan beban. Jika beban yang diberikan melebihi kapasitas, maka struktur dapat mengalami tekanan berlebih.

Hal ini berkaitan dengan Structural Load, yaitu beban yang harus ditanggung oleh bangunan. Beban yang tidak terdistribusi dengan baik dapat menyebabkan retakan, bahkan kerusakan yang lebih serius.

Perubahan Suhu

Perubahan suhu juga dapat memengaruhi kondisi bangunan. Material seperti beton dan baja akan memuai saat panas dan menyusut saat dingin.

Proses ini dikenal sebagai Thermal Expansion. Jika tidak ada ruang untuk pergerakan ini, maka tekanan yang terjadi dapat menyebabkan retakan.

Kualitas Material yang Kurang Baik

Material yang digunakan dalam konstruksi sangat menentukan kekuatan bangunan. Material yang tidak sesuai standar atau kualitasnya rendah lebih mudah mengalami kerusakan.

Selain itu, campuran beton yang tidak tepat atau penggunaan bahan yang kurang baik juga dapat mempercepat munculnya retakan.

Kesalahan dalam Proses Konstruksi

Kesalahan dalam pengerjaan, seperti pemasangan yang tidak rapi atau kurangnya pengawasan, dapat menjadi penyebab retakan.

Misalnya, tidak adanya sambungan yang cukup pada struktur atau proses pengecoran yang tidak merata dapat menimbulkan titik lemah pada bangunan.

Jenis Retakan dan Tingkat Bahaya

Tidak semua retakan berbahaya. Retakan rambut yang tipis biasanya hanya bersifat kosmetik dan tidak memengaruhi kekuatan struktur.

Namun, retakan yang lebar, memanjang, atau terus berkembang perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda adanya masalah pada struktur bangunan.

Pentingnya Perawatan dan Pemeriksaan

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, bangunan perlu dirawat dan diperiksa secara berkala. Jika ditemukan retakan yang mencurigakan, sebaiknya segera dilakukan pengecekan oleh ahli.

Dengan memahami penyebab retakan, kita dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga bangunan tetap aman dan nyaman untuk digunakan.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

Rektor UMA Hadiri Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu yang Pecahkan Rekor MURI
Rektor Universitas Medan Area (UMA), Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menghadiri Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu yang diselenggarakan oleh...
Belajar Langsung di Lapangan, Mahasiswa Teknik Sipil UMA Kunjungi Industri
Melihat langsung skala operasional di lapangan selalu memberikan perspektif yang jauh berbeda dibanding hanya membaca literatur di dalam ruang kelas....
Delegasi UniKL Malaysia Kunjungi Laboratorium Teknik Elektro UMA
Medan, 04 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Medan Area menerima kunjungan delegasi dari Universiti Kuala Lumpur dalam rangka mempererat hubungan kerja sama...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027