Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Kenapa Jalan Tol Bisa Lebih Awet?

Posted on April 15, 2026April 17, 2026 by Kemas Virga Zulkarnain, S.Kom
0

Banyak orang menyadari bahwa jalan tol umumnya lebih halus dan jarang rusak dibandingkan jalan biasa. Bahkan, dalam jangka waktu yang sama, jalan tol bisa tetap dalam kondisi baik sementara jalan umum sudah mengalami retak atau berlubang. Lalu, apa sebenarnya yang membuat jalan tol lebih awet?

Jawabannya terletak pada perencanaan, material, hingga sistem perawatannya yang dirancang dengan standar lebih tinggi.

Dirancang untuk Beban Berat Sejak Awal

Jalan tol sejak awal memang dirancang untuk menahan beban kendaraan dalam jumlah besar dan berat, seperti truk logistik dan bus. Oleh karena itu, struktur perkerasan jalan tol dibuat lebih kuat dibandingkan jalan biasa.

Dalam teknik sipil, beban yang diterima jalan dikenal sebagai Traffic Load, yaitu tekanan dari kendaraan yang melintas. Jalan tol dirancang untuk menahan beban ini dalam jangka panjang.

Struktur Lapisan yang Lebih Tebal

Salah satu rahasia utama jalan tol adalah ketebalan lapisannya. Jalan tol biasanya memiliki beberapa lapisan, mulai dari tanah dasar, lapisan pondasi, hingga lapisan permukaan.

Lapisan ini dibuat lebih tebal dan berkualitas agar mampu menyebarkan beban secara merata. Dengan demikian, kerusakan dapat diminimalkan.

Kualitas Material yang Lebih Baik

Material yang digunakan pada jalan tol umumnya memiliki kualitas lebih tinggi. Baik itu aspal maupun beton, semuanya dipilih dengan standar tertentu agar tahan terhadap tekanan dan perubahan cuaca.

Material berkualitas ini membuat jalan lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Sistem Drainase yang Baik

Air adalah salah satu penyebab utama kerusakan jalan. Jika air menggenang atau meresap ke dalam lapisan jalan, maka struktur bisa melemah.

Jalan tol dilengkapi dengan sistem drainase yang dirancang dengan baik sehingga air dapat mengalir dengan lancar dan tidak merusak struktur jalan.

Pengawasan dan Perawatan Rutin

Jalan tol dikelola oleh pihak khusus yang bertanggung jawab terhadap kualitasnya. Oleh karena itu, jalan tol mendapatkan perawatan secara rutin.

Retakan kecil atau kerusakan ringan akan segera diperbaiki sebelum menjadi masalah besar. Hal ini berbeda dengan jalan umum yang sering kali terlambat dalam perbaikan.

Kontrol Beban Kendaraan

Di jalan tol, terdapat aturan ketat terkait batas muatan kendaraan. Truk yang melebihi kapasitas biasanya tidak diperbolehkan masuk atau dikenakan sanksi.

Kontrol ini penting karena beban berlebih dapat mempercepat kerusakan jalan.

Proses Konstruksi yang Lebih Terstandar

Pembangunan jalan tol dilakukan dengan prosedur yang lebih ketat dan pengawasan yang lebih intensif. Setiap tahap konstruksi harus memenuhi standar tertentu agar kualitas jalan terjamin.

Hal ini membuat hasil akhir lebih kuat dan tahan lama.

Minim Gangguan dari Lingkungan Sekitar

Jalan tol biasanya memiliki akses terbatas dan tidak banyak persimpangan. Hal ini mengurangi beban tambahan seperti kendaraan berhenti mendadak atau aktivitas lain yang dapat merusak permukaan jalan.

Dengan lalu lintas yang lebih teratur, kondisi jalan pun lebih terjaga.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

UMA dan Dinas Kesehatan Sumut Perkuat Kolaborasi Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Rektor Universitas Medan Area (UMA), Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc. menerima audiensi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara pada...
Rektor UMA Sambut Silaturahmi BSI KCP Iskandar Muda Medan
Rektor Universitas Medan Area (UMA) menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Iskandar Muda Medan di...
Rektor UMA Hadiri Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu yang Pecahkan Rekor MURI
Rektor Universitas Medan Area (UMA), Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menghadiri Seminar Nasional 10 Pohon Ilmu yang diselenggarakan oleh...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027