Prodi Teknik Elektro Universitas Medan Area Dan Universitas Andalas melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Pascasarjana (S2 dan S3) Universitas Andalas di Universitas Medan Area. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program Magister dan Doktor Teknik Elektro kepada mahasiswa, dosen, dan alumni di lingkungan Universitas Medan Area serta masyarakat akademik di wilayah Sumatera Utara.

Acara dimulai dengan pembukaan materi oleh Prof. Refdinal Nazir, Ph.D., seorang pakar di bidang teknik elektro yang telah berpengalaman dalam riset dan pengembangan teknologi modern. Dalam pemaparannya, Prof. Refdinal menekankan betapa krusialnya peran pendidikan doktoral dalam mendorong kemajuan riset dan inovasi teknologi yang dapat memberikan solusi nyata bagi berbagai permasalahan industri dan masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa Program Doktor Teknik Elektro Universitas Andalas tidak hanya fokus pada aspek akademik semata, tetapi juga mengedepankan riset-riset strategis yang secara langsung menjawab kebutuhan dan tantangan di lapangan. Misalnya, dalam bidang pengembangan smart grid atau jaringan listrik cerdas, program ini memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem kelistrikan modern, termasuk integrasi energi terbarukan secara optimal.
Selain itu, Prof. Refdinal juga menyoroti pentingnya riset mengenai pemanfaatan energi terdistribusi yang menjadi kunci dalam mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mendukung transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. Melalui program doktoralnya, mahasiswa didorong untuk melakukan penelitian inovatif yang dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas penggunaan energi terdistribusi di berbagai wilayah. Tak kalah penting, teknologi berbasis Internet of Things (IoT) juga menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan riset di program ini. Prof. Refdinal menjelaskan bagaimana IoT dapat mengubah berbagai sektor industri dengan memungkinkan pengumpulan data secara real-time, otomatisasi proses, serta peningkatan pengambilan keputusan berbasis data. Program Doktor Teknik Elektro Universitas Andalas memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi dan mengembangkan solusi IoT yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masa kini.
Dengan pendekatan riset yang terintegrasi dan aplikatif tersebut, Prof. Refdinal menegaskan bahwa lulusan program doktor di Universitas Andalas diharapkan tidak hanya menjadi ahli di bidangnya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu membawa kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat dan industri nasional.

Selanjutnya, materi dilanjutkan oleh Muhammad Imran Hamid, Ph.D., yang membawakan presentasi komprehensif mengenai Program Magister (S2) Teknik Elektro Universitas Andalas. Dalam paparannya, Dr. Imran menjelaskan bahwa program magister ini dirancang dengan tujuan utama untuk menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan yang terus berkembang di dunia teknologi, khususnya di sektor teknik elektro. Dr. Imran memaparkan bahwa program magister ini memiliki fokus multidisiplin yang meliputi beberapa bidang kunci, seperti sistem tenaga listrik, yang menjadi tulang punggung distribusi energi di Indonesia dan dunia. Dengan meningkatnya kebutuhan akan energi yang andal dan efisien, program ini mempersiapkan mahasiswanya untuk menguasai teknologi terbaru dalam pengelolaan dan optimalisasi sistem tenaga. Selain itu, bidang energi terbarukan juga mendapat perhatian khusus, mengingat dorongan global untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memanfaatkan sumber energi yang ramah lingkungan. Dr. Imran menegaskan bahwa program ini memfasilitasi penelitian dan pengembangan teknologi seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, yang memiliki potensi besar untuk diterapkan di Indonesia. Bidang sistem kendali juga menjadi fokus utama dalam program ini. Dr. Imran menjelaskan bagaimana sistem kendali modern, yang menggabungkan teknik otomatisasi dan pengolahan sinyal, sangat penting dalam mengatur berbagai proses industri dan sistem elektronik yang semakin kompleks. Tak kalah penting, aspek teknologi informasi yang terintegrasi dalam teknik elektro juga menjadi perhatian dalam kurikulum.
Dr. Imran menggarisbawahi bahwa perkembangan teknologi informasi, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan big data, sangat berperan dalam inovasi teknologi elektro masa kini dan masa depan. Program magister ini dirancang agar lulusannya mampu menguasai teknologi tersebut dan menerapkannya dalam berbagai sektor. Dr. Imran juga menegaskan bahwa Program Magister Teknik Elektro Universitas Andalas terbuka bagi lulusan sarjana teknik dari berbagai perguruan tinggi, sehingga memberikan kesempatan luas bagi para profesional dan akademisi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi mereka. Dengan fasilitas pembelajaran yang modern, tenaga pengajar berkompeten, serta dukungan fasilitas riset yang memadai, program ini siap menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin mengembangkan karier dan keilmuan di bidang teknik elektro. Melalui program ini, Universitas Andalas berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik tinggi, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri dan teknologi yang terus berubah dengan cepat.

Acara yang berlangsung di lingkungan Universitas Medan Area ini disambut antusias oleh peserta. Mahasiswa tingkat akhir dan dosen menunjukkan minat besar terhadap peluang studi lanjut di Universitas Andalas. Sesi diskusi berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan seputar kurikulum, topik riset, beasiswa LPDP dan Kemendikbudristek, hingga proses seleksi masuk. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan terjalin kerja sama yang lebih erat antara Universitas Andalas dan Universitas Medan Area, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan kolaborasi riset di bidang teknik elektro. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong lebih banyak generasi muda Sumatera Utara untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi terkemuka seperti Universitas Andalas.

