Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Sistem Monitoring Ketinggian Air Berbasis IoT untuk Antisipasi Banjir

Posted on August 14, 2025August 16, 2025 by Kemas Virga Zulkarnain, S.Kom
0

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama pada musim hujan. Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya berupa kerusakan infrastruktur, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa dan kesehatan masyarakat. Salah satu langkah pencegahan yang efektif adalah dengan memanfaatkan teknologi modern, khususnya Internet of Things (IoT), untuk melakukan monitoring ketinggian air secara real-time.

Konsep Sistem Monitoring Berbasis IoT

Sistem monitoring ketinggian air berbasis IoT merupakan solusi yang memadukan sensor, perangkat komunikasi, dan platform digital. Prinsip kerjanya:

  1. Sensor ultrasonik atau sensor tekanan air ditempatkan di titik-titik rawan banjir seperti sungai, drainase, atau bendungan.

  2. Sensor mengukur tinggi permukaan air secara berkala.

  3. Data dikirimkan melalui jaringan komunikasi (misalnya GSM, Wi-Fi, atau LoRa) menuju server atau cloud.

  4. Informasi diproses dan ditampilkan dalam bentuk dashboard, aplikasi mobile, atau website.

  5. Jika ketinggian air melewati ambang batas tertentu, sistem secara otomatis mengirimkan notifikasi peringatan dini kepada masyarakat dan pihak terkait.

Manfaat Sistem Monitoring Ketinggian Air

  • Peringatan Dini Banjir
    Masyarakat dapat menerima informasi lebih cepat sehingga memiliki waktu untuk menyelamatkan diri dan barang-barang berharga.

  • Data Real-time dan Akurat
    Informasi yang diperoleh selalu diperbarui, membantu pengambil kebijakan dalam memantau kondisi lapangan.

  • Efisiensi Pemantauan
    Tidak perlu selalu menurunkan petugas untuk mengukur ketinggian air secara manual.

  • Analisis Data Jangka Panjang
    Data historis dapat dipakai untuk analisis pola banjir, perencanaan tata kota, serta evaluasi sistem drainase.

Komponen Utama Sistem

  1. Sensor Ketinggian Air – biasanya menggunakan sensor ultrasonik, sensor tekanan, atau sensor radar.

  2. Mikrokontroler/Node IoT – perangkat seperti Arduino, ESP8266, atau ESP32 untuk mengolah data sensor.

  3. Modul Komunikasi – GSM, Wi-Fi, atau LoRa untuk mengirimkan data ke server.

  4. Server & Cloud Platform – untuk menyimpan data, melakukan analisis, serta menyediakan antarmuka monitoring.

  5. Aplikasi atau Dashboard – menampilkan grafik, status level air, dan memberikan peringatan dini.

Implementasi di Lapangan

Beberapa kota di Indonesia mulai mengadopsi teknologi IoT ini, terutama di wilayah rawan banjir. Pemerintah daerah dapat memasang sensor di sungai utama, kanal, atau titik-titik kritis, lalu mengintegrasikannya dengan pusat komando bencana. Selain itu, aplikasi mobile yang terhubung dengan sistem memungkinkan warga memantau kondisi air secara mandiri.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

Mahasiswa Teknik Sipil UMA Perdalam Pemahaman Bangunan Air melalui Field Trip ke Bendung Sei Ular
Medan, 29 Juni 2026 – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Medan Area melaksanakan kegiatan Field Trip ke Bendung Sei Ular, yang berada...
Wisuda Periode I 2026, UMA Cetak Lulusan Kompetitif untuk Menghadapi Era Digital
Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global melalui...
PMDK 2026 UMA: Langkah Awal Calon Wisudawan Menaklukkan Dunia Kerja Digital
Universitas Medan Area (UMA) melalui Biro Pengembangan Inovasi dan Karir (BPIKA) sukses menyelenggarakan kegiatan Persiapan Memasuki Dunia Kerja (PMDK) Periode 1 Tahun 2026 pada Kamis,...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027