Skip to content
Inovatif, profesional dan berkepribadian
facebook
youtube
instagram
Fakultas Teknik Terbaik di Medan Sumatera Utara
Call Support +62 823-7550-4150
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No.1 Medan Estate
Jl. PBSI No.1 Medan Estate
  • HOME
  • PROFIL
    • Kata Sambutan
    • Sejarah
    • Visi dan Misi
    • Mars UMA
    • Pimpinan
    • Logo UMA
    • Struktur Organisasi
    • Lokasi Kampus
    • Denah
      • Denah Gedung Fakultas
      • Denah Kampus
    • Sarana
      • Laboratorium
      • Hall UMA
      • Asrama kampus
      • Bus Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya
      • AIR Minum RO
      • Foodcourt Campus
      • Convention Hall
      • Rumah Kupu-Kupu
      • Perpustakaan
  • PROGRAM STUDI
    • Teknik Sipil
    • Teknik Elektro
    • Teknik Mesin
    • Arsitektur
    • Teknik Industri
    • Teknik Informatika
  • AKADEMIK
    • PENASEHAT AKADEMIK
    • Peraturan Akademik
    • Kalender Akademik
    • Kurikulum
    • Perkuliahan
      • Jadwal Kuliah
      • Jadwal Semester Antara
      • Jadwal UAS
      • Jadwal UTS
      • Jadwal Pengisian KRS
      • Jadwal Pembayaran Uang Kuliah
  • AKTIVITAS FAKULTAS
    • Kegiatan Fakultas
    • Prestasi Fakultas
  • ARSIP
    • Blanko / Formulir
    • Pedoman Lainnya
    • Arsip Berita
    • Peraturan Lainnya
    • Pengumuman
    • ARSIP UNDUH
  • APLIKASI
    • Pembayaran Online
    • Daftar Ulang
    • SAIS
    • SILIMA
  • LINK TERKAIT
    • Media Digital
    • Greenmetric
    • Direktori Mahasiswa S1/S2
    • BKMT UMA
    • Asrama Kampus
    • Pusat Komputer & Bahasa
    • PDAI
    • Sikuma
    • Wirausaha
    • Lipan
    • Repository
    • Jurnal Ilmiah
    • Hak Paten dan Hak Cipta
  • Kerja Sama
    • Nasional
    • Internasional
  • Helpdesk
  • Artikel

Mengapa Drainase Penting Saat Musim Hujan?

Posted on April 23, 2026 by Kemas Virga Zulkarnain, S.Kom
0

Musim hujan sering kali membawa berkah berupa ketersediaan air yang melimpah. Namun, di sisi lain, curah hujan yang tinggi juga dapat menimbulkan berbagai permasalahan, terutama jika tidak didukung oleh sistem drainase yang baik. Genangan air, banjir, kerusakan infrastruktur, hingga gangguan kesehatan adalah beberapa dampak yang sering terjadi akibat buruknya pengelolaan drainase.

Oleh karena itu, memahami pentingnya drainase saat musim hujan menjadi hal yang sangat krusial, baik bagi masyarakat umum maupun pihak yang terlibat dalam perencanaan dan pembangunan wilayah.


Pengertian Drainase

Drainase adalah sistem yang dirancang untuk mengalirkan, mengurangi, atau membuang kelebihan air dari suatu area, baik itu air hujan, air limbah, maupun air permukaan lainnya. Sistem ini dapat berupa saluran terbuka seperti parit dan selokan, maupun saluran tertutup seperti pipa bawah tanah.

Fungsi utama drainase adalah menjaga agar suatu wilayah tetap kering, aman, dan nyaman untuk digunakan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.


Fungsi Utama Drainase Saat Musim Hujan

1. Mencegah Terjadinya Banjir

Drainase yang baik mampu mengalirkan air hujan dengan cepat ke tempat pembuangan seperti sungai atau kolam retensi. Tanpa sistem ini, air akan menggenang dan berpotensi menyebabkan banjir, terutama di daerah perkotaan dengan permukaan yang banyak tertutup beton dan aspal.

2. Mengurangi Genangan Air

Genangan air yang dibiarkan terlalu lama dapat merusak lingkungan sekitar, mengganggu aktivitas masyarakat, serta menjadi sumber masalah baru. Drainase membantu mempercepat proses pengeringan area setelah hujan.

3. Melindungi Infrastruktur

Air yang menggenang dapat merusak jalan, pondasi bangunan, serta fasilitas umum lainnya. Dengan sistem drainase yang baik, tekanan air terhadap struktur dapat diminimalisir sehingga عمر bangunan menjadi lebih panjang.

4. Menjaga Kesehatan Lingkungan

Genangan air sering menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab penyakit seperti Demam Berdarah Dengue. Selain itu, air kotor juga dapat memicu berbagai penyakit kulit dan infeksi lainnya.

5. Mengendalikan Erosi Tanah

Aliran air yang tidak terkontrol dapat mengikis tanah, terutama di daerah miring. Drainase membantu mengarahkan aliran air sehingga tidak merusak struktur tanah.


Dampak Buruk Jika Drainase Tidak Berfungsi dengan Baik

Kurangnya perhatian terhadap sistem drainase dapat menimbulkan berbagai masalah serius, antara lain:

  • Banjir berulang di kawasan pemukiman
  • Kerusakan jalan dan bangunan akibat air yang menggenang
  • Penyebaran penyakit akibat lingkungan yang kotor dan lembap
  • Penurunan kualitas lingkungan seperti bau tidak sedap dan pencemaran air
  • Kerugian ekonomi akibat terganggunya aktivitas masyarakat

Faktor Penyebab Buruknya Drainase

Beberapa faktor yang menyebabkan sistem drainase tidak optimal antara lain:

1. Penyumbatan Saluran

Sampah yang dibuang sembarangan sering menjadi penyebab utama tersumbatnya saluran air.

2. Perencanaan yang Kurang Tepat

Drainase yang tidak dirancang sesuai kapasitas curah hujan akan mudah meluap saat hujan deras.

3. Kurangnya Perawatan

Saluran yang jarang dibersihkan akan mengalami penumpukan sedimen dan kotoran.

4. Alih Fungsi Lahan

Berkurangnya area resapan akibat pembangunan yang masif menyebabkan air tidak dapat meresap ke tanah.


Jenis-Jenis Sistem Drainase

Untuk mengatasi permasalahan air, terdapat beberapa jenis sistem drainase yang umum digunakan:

1. Drainase Permukaan

Saluran terbuka seperti selokan yang berfungsi mengalirkan air hujan di permukaan tanah.

2. Drainase Bawah Tanah

Menggunakan pipa atau saluran tertutup untuk mengalirkan air tanpa mengganggu tampilan permukaan.

3. Drainase Vertikal

Menggunakan sumur resapan atau biopori untuk membantu air meresap ke dalam tanah.


Upaya Meningkatkan Kualitas Drainase

Agar sistem drainase dapat berfungsi secara optimal, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Tidak membuang sampah sembarangan
  • Melakukan pembersihan saluran secara rutin
  • Membangun sumur resapan di lingkungan rumah
  • Menggunakan material ramah lingkungan yang mendukung resapan air
  • Perencanaan drainase yang sesuai standar teknis

Peran Masyarakat dan Pemerintah

Pengelolaan drainase bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah berperan dalam:

  • Perencanaan dan pembangunan sistem drainase skala besar
  • Pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur

Sementara masyarakat dapat berkontribusi melalui:

  • Menjaga kebersihan lingkungan
  • Tidak menutup saluran air
  • Ikut serta dalam kegiatan gotong royong
Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Prodi Teknik UMA (@teknik_uma)

PENCARIAN

Berita Terbaru

Mahasiswa Teknik Sipil UMA Perdalam Pemahaman Bangunan Air melalui Field Trip ke Bendung Sei Ular
Medan, 29 Juni 2026 – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Medan Area melaksanakan kegiatan Field Trip ke Bendung Sei Ular, yang berada...
Wisuda Periode I 2026, UMA Cetak Lulusan Kompetitif untuk Menghadapi Era Digital
Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global melalui...
PMDK 2026 UMA: Langkah Awal Calon Wisudawan Menaklukkan Dunia Kerja Digital
Universitas Medan Area (UMA) melalui Biro Pengembangan Inovasi dan Karir (BPIKA) sukses menyelenggarakan kegiatan Persiapan Memasuki Dunia Kerja (PMDK) Periode 1 Tahun 2026 pada Kamis,...

Kaitan UMA

Lokasi Fakultas Teknik UMA

KAMPUS I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
KAMPUS II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
Call Center : 0811-6013-888
Copyright 2016-2026 © by PDAI UNIVERSITAS MEDAN AREA

PMB Teknik Mesin UMA 2026/2027